XIII Koto Kampar, 29 Agustus 2026 — Langkah konkret penguatan ekonomi desa di Kabupaten Kampar kembali menorehkan pencapaian baru. Bertempat di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, telah resmi ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Koto Sepakat Desa Pulau Gadang dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Bangkinang, Sabtu (29/8/2026).
Penandatanganan kerja sama strategis ini dilakukan langsung oleh Ketua BUMDes Desa Pulau Gadang dan Pimpinan BSI Cabang Bangkinang. Momen penting bagi pergerakan ekonomi desa ini terasa istimewa karena disaksikan langsung oleh jajaran pucuk pimpinan daerah, yakni Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. dan Wakil Bupati Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si. serta Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si.
Turut hadir menyaksikan, Camat XIII Koto Kampar Zulfikar, S.Ag., M.Si., serta Dr. H. Zulher, MS., mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar yang kini mengemban amanah sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bangkinang.
Bupati Beri Mandat Khusus untuk STIE Bangkinang
Dalam arahannya, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar sangat mengapresiasi terjalinnya sinergi antara BUMDes dan perbankan. Namun, Bupati menekankan bahwa kucuran modal harus dibarengi dengan tata kelola bisnis yang mumpuni.
Oleh karena itu, di hadapan para hadirin, Bupati secara khusus meminta STIE Bangkinang di bawah kepemimpinan Dr. H. Zulher, MS., untuk turun tangan langsung membina manajemen BUMDes.
"Permodalan yang masuk harus diiringi dengan tata kelola yang profesional. Saya meminta STIE Bangkinang untuk secara berkelanjutan memberikan pendampingan dan membina manajemen BUMDes ini agar semakin maju, profesional, dan mandiri," tegas Bupati Ahmad Yuzar.
Buah Komitmen dan Gerak Cepat Dr. Zulher, MS.
Kesepakatan kerja sama permodalan hari ini nyatanya tidak lepas dari gerak cepat dan komitmen Dr. H. Zulher, MS. Seminggu sebelumnya, tepatnya pada Sabtu (22/8/2026), Dr. Zulher mengisi hari liburnya untuk turun langsung meninjau BUMDes Koto Sepakat di Desa Pulau Gadang, bersama dengan BUMDes Kampung Patin (Koto Mesjid) dan BUMDes Jaya Agung (Lubuk Agung).
Dalam kunjungan berkapasitas sebagai Pembina BUMDes Kabupaten Kampar tersebut, Dr. Zulher mendengarkan langsung aspirasi pengurus yang menyoroti permodalan sebagai kendala utama ekspansi usaha. Menggabungkan pengalamannya sebagai birokrat dan Ketua STIE Bangkinang, ia saat itu berjanji akan menjembatani BUMDes dengan pihak perbankan.
"Permodalan tidak boleh menjadi jalan buntu. Dengan tata kelola yang profesional dan terukur, BUMDes akan memiliki nilai tawar yang tinggi. Kami akan bantu memfasilitasi akses permodalan ke pihak perbankan," ujar Dr. Zulher pada kunjungan pekan lalu.
Komitmen tersebut kini terbukti tidak hanya sebatas wacana. Hanya dalam waktu satu pekan, fasilitasi tersebut terwujud nyata melalui penandatanganan MoU dengan BSI.
Sinergi Mewujudkan Kampar Maju
Kolaborasi segitiga antara pelaku usaha desa (BUMDes), penyedia modal (BSI), dan pendampingan akademisi (STIE Bangkinang) ini menjadi model ideal percontohan ekonomi. Langkah ini sangat sejalan dengan visi dan misi Bupati H. Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Dr. Hj. Misharti dalam mewujudkan Kabupaten Kampar yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.
Camat XIII Koto Kampar, Zulfikar, yang sejak pekan lalu mendampingi proses ini, kembali menyampaikan apresiasi mendalam. "Kehadiran Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, serta bukti nyata dari komitmen Bapak Dr. Zulher hari ini menjadi suntikan motivasi yang luar biasa. Ini mendorong BUMDes kami untuk benar-benar menjadi urat nadi dan motor penggerak ekonomi masyarakat desa," pungkas Zulfikar.




