Bangkinang - Tepat pukul 11.00 WIB, tanggal 25 Oktober 2021, Program Detasering Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bangkinang 2021 ditutup. Penutupan dilakukan secara daring yang dihadiri oleh Ketua STIE Bangkinang Dr. H. Zulher, MS., Wakil Ketua I Ir. H. Zamhir Basem, MM., Wakil Ketua II Hj. Kasmawati, SE., M.Ak., Kepala Program Studi Manajemen S1 Librina Tria Putri, SE., MM., Kepala Program Studi Akuntansi S1 Rahmawati, SE., M.Si., Kepala Badan Penjaminan Mutu Internal Mustafa Kamal, SE.Sy., M.S.I., Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Royansyah Putra, S.Kom., M.Kom., Inisiator Program Dr. Suarni Norawati, SE., M.Si., Narasumber Prof. Ari Yuniastuti, M.Kes. dari Universitas Negeri Semarang serta dosen dan mahasiswa STIE Bangkinang.
Program Detasering yang merupakan hibah kegiatan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia berlangsung dari tanggal 02 September 2021 dengan tiga agenda program workshop dan pelatihan yaitu:
- Pengembangan dan Pemutakhiran Kurikulum STIE Bangkinang Merdeka Belajar Kampus Merdeka
- Penyusunan Proposal Penelitian dan Pencarian Kepustakaan Berbasis Internet dan
- Penyusunan Proposal Hibah Kemdikbud Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
"Alhamdulillah, rangkaian kegiatan Detasering untuk tahun ini telah usai. Semoga output dan outcome yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh STIE Bangkinang" ujar Dr. H. Zulher, MS.
"Kami segenap civitas akademika STIE Bangkinang mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Prof. Ari Yuniastuti sebagai detaser yang telah membimbing STIE Bangkinang dalam kegiatan ini"
"Insya Allah STIE Bangkinang segera menerapkan Kurikulum MBKM yang telah disusun, dan juga semoga proposal baik penelitian maupun program kretivitas mahasiswa akan lulus dalam mendapatkan dana hibah Kemdikbud" lanjut Dr. H. Zulher, MS.
"Dan kegiatan Detasering ini dapat dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang agar dapat terus memacu kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi di STIE Bangkinang" pungkas beliau.
Prof. Ari Yuniastuti mengapresiasi antusiasme STIE Bangkinang dalam mengikuti kegiatan Detasering ini, "Alhamdulillah saya mendapatkan kesempatan untuk menjadi detaser pada STIE Bangkinang dimana antusiasme dosen dan mahasiswa cukup tinggi dan outcome yang diharapkan dari kegiatan tersebut juga berhasil disusun"
"Semoga kedepan STIE Bangkinang semakin dikenal secara nasional dengan jalan mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh kementerian maupun LLDIKTI" ujar Prof. Ari Yuniastuti
"Dan saya juga akan support dan mendampingi STIE Bangkinang dalam proses pengajuan hibah penelitian dan PKM nantinya" tutup beliau.




