BEM dan UKM STIE Bangkinang Mentaja Maulid Nabi Muhammad SAW

BEM dan UKM STIE Bangkinang Mentaja Maulid Nabi Muhammad SAW

Bangkinang - Bertempat di Masjid Baitul Ilmu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bangkinang, Rabu 10 November 2021, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) STIE Bangkinang mentaja peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema "Meneladani Akhlak dan Perjuangan Rasulullah SAW untuk Membangun Generasi Muda Cerdas dan Berakhlak Mulia".

Acara peringatan maulid tersebut dihadiri seluruh civitas akademika STIE Bangkinang, Ketua STIE Bangkinang Dr. H. Zulher, MS., Pembantu Ketua I Ir. H. Zamhir, MM., Pembantu Ketua II Hj. Kasmawati, SE., M.Ak., Ketua dan sekretaris program studi, kepala badan dan lembaga, dosen, karyawan dan mahasiswa.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alqur'an oleh Ihlal Zikri dari perwakilan mahasiswa yang dibacakan dengan tartil dan khusuk. Dilanjutkan dengan kata sambutan ketua panitia kegiatan Nurfitriani yang berharap kegiatan ini berjalan lancar.

"Semoga apa yang disampaikan hari ini oleh ustadz bermanfaat bagi peningkatan kapasitas diri kita semua" ujar Nurfitriani.

Selanjutnya sambutan dari Ketua STIE Bangkinang Dr. H. Zulher, MS. yang mengapresiasi kegiatan yang ditaja oleh BEM dan UKM, beliau ucapkan terima kasih kepada bagian kemahasiswaan Muhammad Salis, SH. MH. yang telah mendorong mahasiswa untuk aktif dan kreatif menghidupkan kegiatan di Kampus Ilmu, Sehat dan Agamis STIE Bangkinang.

"Banyak tauladan yang bisa kita ambil dari kehidupan Rasulullah Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah sebagaimana tersebut dalam Alqur'an" ungkap beliau

"Semoga dengan kegiatan ini mengingatkan kita untuk meneladani nya tidak hanya pada tataran teori namun pada aplikasinya juga."

"Dan kegiatan ini juga diharapkan menjadi bahan bakar baru untuk menghidupkan kegiatan spritual lain seperti kegiatan berbuka puasa bersama dan tausyiah mingguan setiap kamis malam" pungkas beliau.

Ceramah agama pada kegiatan ini diisi oleh Buya Drs. H. Muslim, MA. yang mengingatkan peserta bahwa Rasulullah SAW mendapatkan gelar habibullah (kekasih Allah SWT) bukanlah dari lahir, namun dari perjuangan beliau menegakkan kalimat tauhid di bumi ini.

"Kita sebagai umatnya Rasulullah SAW jangan hanya berbangga bahwa nabi kita tersebut sebagai kekasih Allah SWT tetapi kita juga harus bisa mengikuti jejak beliau menjadi kekasih Allah SWT" ujar Buya Muslim

"Sedikitnya kita bisa mengikuti tauladan-tauladan Rasulullah SAW dalam kehidupan ini. Untuk saat ini saya contohkan empat hal yang menjadi akhlak nabi kita tersebut"

"Nabi Muhammad SAW selalu mengingat jasa orang lain dengan memberikannya hadiah ataupun memuliakan orang yang telah berjasa tersebut. Beliau sedikit bicara namun mempunyai dampak yang besar, berbicara hanya hal-hal yang perlu saja. Beliau juga selalu membiasakan perbuatan-perbuatan baik sehingga perbuatan-perbuatan baik tersebut menjadi kebiasaan. Serta Nabi Muhammad SAW tidak pernah membeda-bedakan orang, bahkan ke anak kecil sekalipun" ungkap beliau.

Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB ini berjalan dengan lancar dan khidmat. Dan peserta antusias dengan apa yang disampaikan oleh pengisi materi.

Visitors Counter

371105
TodayToday146
YesterdayYesterday345
This_WeekThis_Week1403
This_MonthThis_Month3779
All_DaysAll_Days371105
Hello There...18.97.9.168
US
UNITED STATES
US

This page uses the IP-to-Country Database provided by WebHosting.Info (http://www.webhosting.info), available from http://ip-to-country.webhosting.info